WUDHU

Nama: musli afrizona 
Tugas: Fiqih

WUDHU
     Sebelum  melakukan shalat di wajibkan bersuci  yaitu berwudhu atau tayamum, secara bahasa wudhu berarti: Mengalirkan sedangkan menurut istilah: Mengalirkan air dengan niat untuk mensucikan hadas kecil ke seluruh anggota wudhu
A.    Syarat Wudhu

1.    Beragama Islam
2.    Tamyiz yaitu dapat membedakan suatu pekerjaan yang baik dan buruk
3.    Suci dari darah haidh dan nifas (bagi perempuan)
4.    Tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air wudhu pada anggota wudhu
5.    Tidak ada sesuatu pada anggota wudhu yang dapat merubah air yang digunakan untuk wudhu
6.    Menggunakan air yang suci mensucikan
7.    Mengetahui fardhu wudhu 
8.    Jangan beristi’qad sesuatu yang fardhu itu sunnat
9.    Masuk waktu

B.     Fardhu Wudhu

1.      Niat
2.      Membasuh muka, batasnya dari dahi tempat tumbuh rambut hingga dagu, dan dari antara dua anak telinga kanan dan kiri
3.      Membasuh kedua tangan, dari ujung jari hingga siku
4.      Mengusap sebagian kepala
5.      Membasuh kedua kaki hingga mata kaki
6.      Tertib

C.  Sunat Wudhu

1.    Membaca  “ Bismillaahir-rahmaanir-rahim
2.    Menghadap kiblat
3.    Bersiwak
4.    Membasuh kedua pergelangan tangan terlebih dahulu
5.    Membasuh kedua telinga luar dan dalam sesudah mengusap kepala
6.    Mendahulukan yang kanan diatas yang kiri
7.    Menyela-nyela jari tangan dan kaki
8.    Membasuh atau menyapu sebanyak tiga kali, serta berturut-turut
9.    Berdo’a setelah berwudhu


D.    Hal yang membatalkan Wudhu

1.    Keluar sesuatu dari Qubul atau dubur, misalnya kentut, kencing,berak dan sebagainya
2.    Hilang akal karena gila, mabuk, pingsan dan sebagainya
3.    Tidur, kecuali dengan duduk dan tetap tempat duduknya
4.    Bersentuhan kulit antara laki-lajki dan perempuann, kecuali Maharim
5.    Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan, atau jari-jari dengan tidak memakai sarung tangan
v  Adapun hal-hal yang di makruhkan dalam wudhu
ü  Berlebihan menggunakan air dari yang semestinya
ü  Meninggalkan sunat-sunat wudhu
ü  Mendahulukan anggota wudhu yang kiri atas yang kanan
ü  Meminta kepada orang lain untuk membasuhkan anggota wudhu, kecuali jika ada uzur
ü  Melebihi tiga kali membasuh atau mengusap
v  Maharim adalah semua perempuan yang haram di nikahi dan tidak membatalkan wudhu sebab bersentuhan dengan salah seorang dari mereka
v  Mereka adalah Ibu, Anak, saudara, saudara ayah, saudara ibu, Anak saudara laki-laki, anak saudara perempuan, ibu tiri,, menantu, mertua

E.     Soal-soal tentang wudhu

1.      Sebutkanlah apa saja Syarat sah wudhu!
2.      Apakah yang dimaksud dengan Fardhu Wudhu kemudian Tulislah Fardhu Wudhu?
3.      Apa sajakah yang hal-hal yang di sunatkan ketika berwudhu?
4.      Sebutkan hal-hal yang membatalkan wudhu!
5.      Jelaskan apa yang di maksud dengan Maharim?


F.   Jawaban

1.    Syarat sah wudhu
v Beragama Islam
v Tamyiz yaitu dapat membedakan suatu pekerjaan yang baik dan buruk
v Suci dari darah haidh dan nifas (bagi perempuan)
v Tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air wudhu pada anggota wudhu
v Tidak ada sesuatu pada anggota wudhu yang dapat merubah air yang digunakan
v Menggunakan air yang suci mensucikan
v Mengetahui fardhu wudhu
v  Jangan beristi’qad sesuatu yang fardhu itu sunnat
v Masuk waktu

2.      Fardhu Wudhu adalah segala sesuatu yang wajib di lakukan dalam berwudhu
ü  Niat
ü  Membasuh muka, batasnya dari dahi tempat tumbuh rambut hingga dagu, dan dari antara dua anak telinga kanan dan kiri
ü  Membasuh kedua tangan, dari ujung jari hingga siku
ü   Mengusap sebagian kepala
ü  Tertib

3.      Hal-hal yang di sunatkan ketika berwudhu
ü  Membaca  Bismillaahir-rahmaanir-rahim
ü  Menghadap kiblat
ü  Bersiwak
ü  Membasuh kedua pergelangan tangan terlebih dahulu
ü  Membasuh kedua telinga luar dan dalam sesudah mengusap kepala
ü  Mendahulukan yang kanan diatas yang kiri
ü  Menyela-nyela jari tangan dan kaki
ü  Membasuh atau menyapu sebanyak tiga kali, serta berturut-turut
ü  Berdo’a setelah berwudhu

4.      Hal-hal yang membatalkan wudhu
ü  Keluar sesuatu dari Qubul atau dubur, misalnya kentut, kencing,berak dan sebagainya
ü  Hilang akal karena gila, mabuk, pingsan dan sebagainya
ü  Tidur, kecuali dengan duduk dan tetap tempat duduknya
ü  Bersentuhan kulit antara laki-lajki dan perempuann, kecuali Maharim
ü  Menyentuh kemaluan dengan telapak tangan, atau jari-jari dengan tidak memakai sarung tangan
5.      Maharim adalah semua perempuan yang haram di nikahi dan tidak membatalkan wudhu sebab bersentuhan dengan salah seorang dari mereka

















Nama: Robi Hamdani

Tugas: Fiqih

TAYAMMUM

A.      Pengertian
Secara bahasa tayammum adalah: Memukul sedangkan menurut istilah: pengganti wudhu atau mandi dengan memakai debu yang suci diusapkan pada wajah dan kedua tangan serta dengan syarat-syarat tertentu.

B.       Syarat tayammum
1.      Tidak ada air, dan sudah di cari terlebih dahulu
2.      Dalam keadaan skit yang tidak memungkinkan menggunakan air
3.      Masuk waktu shalat
4.      Dengan debu tanah yang bersih

C.      Rukun Tayammum
1.      Niat, menyengaja tayammum untyuk mengangkat hadats dengan mkeperluan untuk shalat fardhu, sunnat dan sesuatu yang suci
2.      Memindahkan debu tanah ke dua belah tangan
3.      Mengusap wajah
4.      Mengusap kedua belah tangan sampai kedua siku
5.      Tertib

D.      Sunnat Tayammum
1.      Membaca Bismillaahir-rahmaanir-rahim
2.      Menghadap kiblat
3.      Mendahulukan anggota tayammum yang kanan atas yang kiri
4.      Menepiskan debu yang lekat pada telapak tangan
5.      Melakukannya dengan berturut-turut

E.       Yang Membatalkan tayammum
1.      Semua yang membatalkan wudhu
2.      Melihat air sebelum shalat
3.      Murtad

F.       Soal-soal tentang Tayammum
1.      Jelaskan pengertian tayammum menut bahasa dan istilah!
2.      Sebutkanlah rukun tayammu!
3.      Sebutkanlah hal-hal yang disunnatkan ketika tayammumm!
4.      Bagaimanakah ketentuan setelah bertayammum?
5.      Sebutkanlah hal-hal yang membatalkan tayammum

G.      Jawaban

1.      Tayammum menurut bahasa: Memukul sedangkan menurut istilah: pengganti wudhu atau mandi dengan memakai debu yang suci diusapkan pada wajah dan kedua tangan serta dengan syarat-syarat tertentu.

2.      Rukun Tayammum
Ø  Niat, menyengaja tayammum untyuk mengangkat hadats dengan mkeperluan untuk shalat fardhu, sunnat dan sesuatu yang suci
Ø  Memindahkan debu tanah ke dua belah tangan
Ø  Mengusap wajah
Ø  Mengusap kedua belah tangan sampai kedua siku
Ø  Tertib

3.      Hal yang di sunnatka ketika bertayammum
Ø  Membaca Bismillaahir-rahmaanir-rahim
Ø  Menghadap kiblat
Ø  Mendahulukan anggota tayammum yang kanan atas yang kiri
Ø  Menepiskan debu yang lekat pada telapak tangan
Ø  Melakukannya dengan berturut-turut

4.      Ketentuan setelah bertayammum adalah; Bertayammum itu hanya untuk sekali shalat fardh, meskipun tidak berhadats, namun unmtuk shalat sunnat maka satu tayammu, boleh untuk mengerjakan berkali-kali untuk shalat sunnat

5.      Hal-hal yang membatalkan tayammum
Ø  Semua yang membatalkan wudhu
Ø  Melihat air sebelum shalat
Ø  Murtad








Nama: Emi Zuliati
Tugas: Fiqih
SHALAT BERJAMA’AH

A.      Pengertian shalat berjama’ah
Shalat jama’ah adalah: Shalat yang di lakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama salah satu menjadi imam. Shalat berjama’ah itu hukumnya sunat muakkat pada shalat fardhuyang lima waktu. Adapun pahalanya 27 derjat dari pada shalat sendirian

B.       Syarat shalat berjama’ah
1.      Berniat mengikuti imam atau menjadi makmum
2.      Mengetahui segala yang dikerjakan oleh imam
3.      Tidak ada dinding yang menghalangi antar imam dengan makmum laki-laki kecuali makmum perempuan
4.      Makmum tidak boleh mendahului imam dalam bertakbir dan tidak pula mendahului dan memperlambat diri dalam mengikuti imam sampai dua rukun fi’li, kecuali ada udzur
5.      Posisdiu makmum tidak boleh sejajar dengan imam
6.      Jarak antara imam dan makmum atau antara makmum dan baris makmum yang terakhir tiudak lebih dari 300 hasta
7.      Shalat makmum harus bersesuaian dengan shalat imam

C.      Imam dalam Shalat
v  Yang boleh menjadi imam
·         Laki-laki bermakmum kepada laki-laki
·         Permpuan bermakmum kepada laki-laki.
·         Yang paling baik akhlaknya dan fasih bacaannya
·         Yang paling dalam ilmunya
·         Yang paling tua







Komentar